Sabtu, 22 Maret 2014

Passive Voice


Passive voice adalah suatu grammatical construction (bentuk gramatikal) dimana subject pada sentence (kalimat) atau clause (klausa) tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi atau ditindaklanjuti (receiver of action) oleh agent lain (doer of action) baik disebutkan ataupun tidak.
Sebaliknya, pada konstruksi active, subject pada sentence atau clause berhubungan langsung dengan verb dengan bertindak sebagai pelaku aksi. Kalimat aktif dapat ditransformasi menjadi pasif, namun hanya transitive verb (mempunyai direct object) yang dapat diberlakukan demikian.
 

Rumus Passive Voice
Rumus passive voice dapat dilihat pada tabel sebagai berikut di bawah ini.
passive voice
Catatan:

Auxiliary verb dapat berupa primary auxiliary verb be (is, are, am, was, were) maupun kombinasi antara dua primary (is/are being, was/were being, has/have been) maupun antara primary dan modal auxiliary verb (will be, will have been).
Kombinasi auxiliary digunakan pada bentuk pasif pada tenses. Penjelasan lebih lengkap dapat dilihat di Bentuk Pasif pada Tenses, Infinitive, dan Gerund.
Past participle yang digunakan berupa kata kerja transitive (memiliki direct object).

Contoh:
She can’t drive a car. (active voice, transitive), He always come on time. (active voice, intransitive)
Perubahan bentuk dari base form ke past tense dan past participle secara regular maupun irregular.
Contoh:
play (base form) —> played (past participle), sing (base form) —> sung (past participle)
Contoh Passive Voice pada Auxiliary Verb be:
Komponen Contoh Passive Voice dalam Kalimat
Subject be PP
I am paid I am paid in dollars.
(Saya dibayar dalam dollar.)
the red velvet recipe is used The red velvet recipe is used by many people.
(Resep red velvet tsb digunakan oleh banyak orang.)
all of my shoes are washed All of my shoes are washed every month.
(Semua sepatu saya dicuci setiap bulan.)
large amounts of meat and milk are consumed Large amounts of meat and milk are consumed by many people in the countries.
(Sejumlah besar daging dan susu dikonsumsi oleh banyak orang di negara-negara tsb.)
the book was edited The book was edited by Beatrice Sparks.
(Buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)
the books were edited The books were edited by Beatrice Sparks.
(Buku-buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)
Pengecualian pada Transitive Verbs

Tidak semua transitive verb, kata kerja yang memiliki direct object, dapat dipasifkan. Beberapa kata kerja tersebut yang antara lain: have, become, lack, look like, mean, dll akan terdengar tidak wajar maknanya ketika dipasifkan. Beberapa contoh kalimat dari kata kerja tersebut adalah sebagai berikut.
Contoh:

I have a great new idea. —> tidak dapat dipasifkan dengan: A great new idea is had by me.
The snack contains aspartame. —> tidak dapat dipasifkan dengan: Aspartame is contained by the snack.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar